Umroh Lansia 2026: Panduan Persiapan, Layanan Khusus, dan Tips Aman di Tanah Suci
Umroh lansia 2026 menjadi perhatian banyak keluarga Muslim di Indonesia yang ingin memberangkatkan orang tua tercinta ke Tanah Suci. Menunaikan umroh…
Ziarah Raudhah menjadi salah satu momen paling dinanti setiap jamaah umroh ketika berada di Kota Madinah. Raudhah adalah area istimewa di dalam Masjid Nabawi yang dalam sabda Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam disebut sebagai salah satu taman surga. Namun sejak musim umroh 1448 H, tata cara mengunjungi Raudhah telah berubah: jamaah kini wajib memiliki izin resmi atau tasreh yang dipesan melalui aplikasi Nusuk. Memahami prosedur terbaru ini penting agar ibadah di Tanah Suci berjalan lancar, tertib, dan tetap khusyuk.
Raudhah adalah area yang membentang antara mimbar dan bekas kediaman Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam di Masjid Nabawi. Dalam sebuah hadis yang masyhur, Rasulullah menyebut bahwa antara rumah dan mimbar beliau terdapat taman di antara taman-taman surga. Karena keutamaannya inilah jutaan jamaah dari seluruh dunia berlomba memasuki Raudhah untuk memperbanyak shalat, doa, dan zikir. Banyak ulama menganjurkan jamaah memanfaatkan kesempatan berada di Raudhah untuk berdoa dengan sungguh-sungguh, memohon ampunan, dan mengirimkan salawat kepada Nabi.
Meski penuh keutamaan, penting dipahami bahwa keistimewaan Raudhah terletak pada tempatnya, bukan pada berdesak-desakan. Ibadah tetap harus dilakukan dengan tenang dan menjaga kenyamanan sesama jamaah.
Pemerintah Arab Saudi kini menata kunjungan Raudhah melalui sistem digital untuk mengatur jumlah pengunjung dan menghindari kepadatan berlebih. Kunjungan ke Raudhah hanya dapat dilakukan setelah jamaah memperoleh tasreh (izin masuk) yang dipesan melalui aplikasi Nusuk. Platform Nusuk sendiri kini menjadi pusat layanan bagi seluruh jamaah tanpa pengecualian negara, mulai dari penerbitan visa, izin masuk Makkah, hingga penjadwalan slot kunjungan Raudhah.
Kebijakan ini sejalan dengan sejumlah aturan umroh terbaru musim 1448 H. Penerbitan visa umroh dan kedatangan jamaah dimulai sejak 31 Mei 2026, sementara izin masuk Makkah melalui Nusuk berlaku mulai 1 Juni 2026. Selain itu, masa berlaku visa umroh dipangkas menjadi maksimal 30 hari sejak diterbitkan, dan visa tidak akan terbit sebelum pemesanan hotel berlisensi serta transportasi terverifikasi di sistem Nusuk. Bagi jamaah Indonesia, seluruh proses ini tetap dilakukan melalui travel resmi berizin (PPIU), sehingga jamaah tidak perlu mengurus sendiri.
Secara umum, langkah memesan izin kunjungan Raudhah melalui Nusuk dapat mengikuti tahapan berikut:
Karena kuota tiap sesi terbatas, jamaah disarankan memesan jauh hari dan memilih waktu yang lebih longgar. Bila mengalami kesulitan, pembimbing dari travel resmi biasanya siap membantu proses pemesanan.
Dengan persiapan yang matang dan pemahaman aturan terbaru, ziarah Raudhah insya Allah menjadi pengalaman ruhani yang mendalam dan berkesan. Bila Anda membutuhkan pendampingan mulai dari pengurusan visa, pemesanan tasreh Nusuk, hingga bimbingan ibadah selama di Tanah Suci, tim Payung Madinah siap membantu. Konsultasikan rencana umroh Anda bersama kami agar setiap langkah ibadah terasa lebih tenang dan terarah.
Sumber: Gulf Business — Saudi announces new Umrah calendar (https://gulfbusiness.com/en/2026/saudi-arabia/saudi-announces-new-umrah-calendar-visa-details-key-dates-revealed/); Saudi Press Agency (https://www.spa.gov.sa/en/N2587540); Kementerian Agama RI (https://kemenag.go.id/).
Foto thumbnail: djonk creative / Unsplash.
Umroh lansia 2026 menjadi perhatian banyak keluarga Muslim di Indonesia yang ingin memberangkatkan orang tua tercinta ke Tanah Suci. Menunaikan umroh…
Manasik umroh adalah pembekalan dan latihan tata cara ibadah umroh yang wajib dipahami setiap jamaah sebelum berangkat ke Tanah Suci. Bagi pemula,…
Umroh Ramadhan 2027 menjadi salah satu momen ibadah yang paling dinanti umat Islam Indonesia. Menunaikan umroh di bulan suci Ramadhan memiliki…